Rabu, 26 Maret 2008 | Oleh ilyaZ |
Ini adalah informasi sederhana untuk membuat file .iso yang akan digunakan sebagai bootable linux. Syarat bagi bootable CD linux adalah file-file isolinux, yang biasanya terdapat di direktori isolinux/. File-file tersebut antara lain : isolinux.bin, isolinux.boot, dan iso.sort. File yang lain hanya sebagai pendukung. Jika kita menggunakan initrd maka kita harus memasukannya terlebih dahulu di konfigurasi isolinux yang terletak di file isolinux.cfg. Dalam file ini kita bisa mengatur banyak pilihan, misal boot prompt, boot menu, splash screen , kernel yang digunakan, initrd dll.
Ok, sekarang kita lanjutkan saja ke penggunaan mkisofs. Mkisofs adalah file yang dibutuhkan untuk membuat file ISO. Banyak pilihan yang bisa kita lakukan dengan mkisofs, mungkin lebih jelasnya saya bisa beri contoh penggunaan mkisofs untuk LitOS yang telah saya bikin. Pertama-tama kita siapkan direktori yang akan dijadikan root direktori CD, misal kita bikin direktori /root/pembuataniso.
Siapkan seluruh file isolinux yang dibutuhkan, dan sebaiknya simpan dalam direktori isolinux, jadi disimpan dalam direktori /root/pembuataniso/isolinux. Lalu jika semua sudah siap, kita masuk ke dalam direktori yang akan dijadikan root direktori CD.
Setelah itu, langkah terakhir kita bisa menggunakan mkisofs dengan perintah :
mkisofs -o /root/litos.iso \
-R -J -A "LitOS" \
-hide-rr-moved \
-v -d -N \
-no-emul-boot -boot-load-size 4 -boot-info-table \
-sort isolinux/iso.sort \
-b isolinux/isolinux.bin \
-c isolinux/isolinux.boot \
-V "LitOS 1.1" .
File ISO akan saya simpan pada direktori root dan nama filenya litos.iso, id aplikasi nya adalah LitOS, volume id adalah LitOS 1.1 , dengan semua file yang dibutuhkan terletak dalam direkori isolinux. Satu hal yang paling penting, jangan lupa “.” di akhir perintah.
Setelah itu, file iso akan terbentuk di /root/litos.iso, tinggal kita burn kedalam cd dan kita gunakan.
Kata kunci: isolinux, LitOS, mkisofs
Kategori : Linux, LitOS | 4 Komentar »